Rabu, 08 Maret 2017

SISTEM PEREKONOMIAN


Pengertian Sistem Ekonomi
Secara umum sistem ekonomi yaitu sebuah cara untuk mengatur dan mengorganisasi semua kegiatan perekonomian dalam masyarakat yang dilakukan oleh pemerintah atau swasta yang berlandaskan prinsip tertentu dalam rangka untuk meraih kemakmuran atau kesejahteraan.
Sedangkan Menurut Dumatry mengungkapkan bahwa Sistem ekonomi yaitu suatu sistem yang mengatur serta menjalin sebuah hubungan ekonomi antar manusia dengan seperangkat kelembagaan dalam suatu ketahanan. (1996)
Fungsi Sistem Ekonomi
Sistem ekonomi mempunyai banyak kegunaan yang berfungsi sangat vital sekali bagi perekonomian sebuah negara di seluruh dunia. Fungsi dari sistem ekonomi yaitu sebagai berikut :
  • Utuk penyedia dorongan dalam berproduksi.
  • Untuk mengkoordinasi suatu kegiatan individu dalam suatu perekonomian.
  • Untuk pengatur dalam pembagian hasil suatu produksi di semua anggota masyarakat supaya bisa terlaksana seperti yang diharapkan
  • Untuk menciptakan mekanisme tertentu supaya distribusi barang dan jasa berjalan dengan baik.
Macam-Macam Sistem Ekonomi
1. Sistem Ekonomi Tradisional
Sistem ekonomi tradisional yaitu sebuah sistem ekonomi dalam organisasi kehidupan ekonomi yang berdasarkan kebiasaan, tradisi masyarakat secara turun-temurun yang masih mengandalkan faktor produksi apa adanya.
Ciri-ciri sistem ekonomi tradisional
  • Belum adanya pembagian kerja yang jelas.
  • Masih bergantung pada sektor pertanian/agraris.
  • Masih mempunyai ikatan tradisi yang sifatnya kekeluargaan, sehingga bersifat kurang dinamis.
  • Dalam Teknologi produksinya masih sederhana.
Kebaikan sistem ekonomi tradisonal
  • Menimbulkan rasa kekeluargaan dan kegotongroyongan masing-masing individu dalam memenuhi kebutuhan hidupnya.
  • Pertukaran secara barter dilandasi rasa kejujuran daripada mencari keuntungan.
Keburukan sistem ekonomi tradisional
  • Pada Masyarakatnya masih dengan pola pikir statis
  • Dalam hasil produksi yang terbatas sebab hanya menggantungkan pada faktor produksi alam dan tenaga kerja secara apa adanya.
2. Sistem Ekonomi Terpusat/Komando (Sosialis)
Sistem ekonomi terpusat ialah suatu sistem ekonomi yang di mana pemerintah mempunyai kekuasaan yang dominan pada suatu pengaturan kegiatan ekonomi. Penguasaan nya dilakukan melalui suatu pembatasan-pembatasan terhadap suatu kegiatan ekonomi yang dikerjakan oleh anggota masyarakat. Negara yang menganut sistem ekonomi terpusat ini yaitu antara lain: Rusia, RRC, dan negara-negara Eropa Timur (bekas negara Uni Soviet).
Ciri-ciri sistem ekonomi terpusat
  • Semua kegiatan perekonomian diatur dan ditetapkan oleh pemerintah baik dari produksi, distribusi, maupun konsumsi serta penepatan harga
  • Tidak adanya kebebabasan dalam berusaha karena hak milik perorangan atau swasta tidak diakui
  • Semua alat-alat produksi dikuasai oleh negara.
Kebaikan sistem ekonomi terpusat
  • Pemerintah bisa melakukan suatu pengawasan dan pengendalian dengan mudah
  • Pemerintah bertanggung jawab sepenuhnya terhadap semua kegiatan perekonomian.
  • Pada Kemakmuran di masyarakat merata.
  • Terdapat suatu perencanaan pembangunan yang lebih cepat direalisasikan.
Keburukan sistem ekonomi terpusat
  • Adanya penindasan daya kreasi masyarakat yang sehingga hampir semua inisiatif, inovasi diprakarsai oleh pemerintah.
  • Adanya pasar gelap yang diakibatkan adanya suatu pembatasan yang terlalu ketat oleh pemerintah.
  • Masyarakat tidak dijamin dalam hal memilih dan menentukan jenis pekerjaan serta dalam memilih barang konsumsi yang dikehendaki.
  • Pemerintah bersifat paternalistis, yang artinya aturan yang ditetapkan oleh pemerintah semuanya benar dan harus dipatuhi
3. Sistem Ekonomi Liberal (Kapitalis)
Sistem ekonomi liberal yaitu suatu sistem ekonomi yang berdasarkan kebebasan seluas-luasnya bagi semua masyarakat dalam kegiatan perekonomian tanpa adanya campur tangan daripada pemerintah. Suatu kondisi yang dimana pemerintah benar-benar lepas tangan dalam pengambilan suatu keputusan ekonomi dalam istilah ekonomi disebut dengan laissez-faire. Negara-negara yang menganut sistem ekonomi liberal yaitu antara lain: Amerika Serikat, Inggris, Perancis, Belgia, Irlandia, Swiss, Kanada, dan Indonesia pernah menganut sistem ekonomi liberal pada tahun 1950-an.
Ciri-ciri sistem ekonomi liberal
  • Swasta/masyarakat diberikan banyak kebebasan dalam melaksanakan suatu kegiatan perekonomian
  • Mempunyai kebebasan dalam memiliki barang modal (barang kapital).
  • Dalam melakukan suatu tindakan ekonomi dilandasi atas semangat untuk mencari suatu keuntungan sendiri.
Kebaikan sistem ekonomi liberal
  • Adanya suatu persaingan yang mendorong pada kemajuan usaha.
  • Adanya campur tangan pemerintah dalam suatu kegiatan perekonomian ekonomi kecil yang sehingga memberikan kesempatan lebih luas bagi pihak swasta.
  • Adanya produksi yang berdasarkan pada permintaan pasar maupun kebutuhan masyarakat.
  • Adanya pengakuan hak milik oleh negara, memberikan mansyarakat semangat dalam berusaha.
Keburukan sistem ekonomi liberal
  • Adanya suatu praktik persaingan tidak sehat, yakni adanya penindasan bagi pihak lemah.
  • Bisa menimbulkan monopoli yang dapat merugikan masyarakat.
  • Munculnya praktik yang tidak jujur yang dengan berlandaskan mengejar sebuah keuntungan yang sebesar-besarnya, yang sehingga kepentingan umum biasa tidak diperhatikan atau dikesampingkan.
4. Sistem Ekonomi Campuran
Sistem ekonomi campuran yaitu suatu sistem ekonomi yang di satu sisi sih pemerintah memberikan kebebasan kepada masyarakat dalam berusaha melakukan suatu kegiatan ekonomi, akan tetapi disisi lain pemerintah mempunyai campur tangan dalam perekonomian dengan tujuan untuk menghindari penguasaan secara penuh dari segolongan masyarakat pada sumber daya ekonomi.
Ciri-ciri sistem ekonomi campuran
  • Adanya suatu pembatasan pihak swasta oleh negara pada bidang-bidang yang menguasai hidup orang banyak yang dikuasai oleh negara.
  • Adanya campur tangan pemerintah terhadap suatu mekanisme pasar yang melalui berbagai kebijakan ekonomi
  • Adanya mekanisme suatu kegiatan perekonomian terdapat campur tangan pemerintah dengan berbagai kebijakan ekonomi.
  • Adanya hak milik perorangan yang diakui, asalkan penggunaannya tidak merugikan kepentingan umum.
Kebaikan sistem ekonomi campuran
  • Adanya Sektor ekonomi yang dikuasai oleh pemerintah yang bertujuan untuk kepentingan masyarakat.
  • Adanya hak individu/swasta yang diakui dengan jelas.
  • Pada Harga lebih mudah untuk dikendalikan.
Keburukan sistem ekonomi campuran
  • Adanya peranan pemerintah lebih berat dibandingkan dengan swasta.
  • Munculnya KKN (korupsi, kolusi, dan nepotisme) dalam pemerintah karena banyak sektor-sektor produksi yang lebih menguntungkan pihak pemerintah sedangkan sedikit sekali pada pengawasannya
5. Sistem Ekonomi Pancasila
Sistem ekonomi Pancasila yaitu sistem ekonomi yang didasari dari jiwa ideologi Pancasila yang dalamnya terdapat makna demokrasi ekonomi yakni suatu kegiatan ekonomi yang berdasarkan usaha bersama dengan asas kekeluargaan dan kegotong royongan dari, oleh, dan untuk rakyat dalam bimbingan dan pengawasan pemerintah.
Ciri-Ciri Sistem Ekonomi Pancasila
  • Ciri-ciri pokok sistem ekonomi Pancasila terdapat pada UUD 1945 Pasal 33
  • GBHN Bab III B No. 14.
Pasal Perkara 33 Setelah Amandemen 2002
  • Perekonomian disusun sebagai usaha bersama yang berdasarkan asas kekeluargaan.
  • Cabang-cabang produksi yang penting bagi negara dan menguasai hajat hidup orang banyak dikuasai oleh negara.
  • Bumi dan air serta kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat
  • Perekonomian nasional diselenggarakan atas dasar demokrasi ekonomi yang secara prinsip kebersamaan, efisiensi berkeadilan, berkelanjutan, berwawasan lingkungan, kemandirian, serta dengan menjaga suatu keseimbangan kemajuan dan kesatuan ekonomi nasional.
  • Ketentuan lebih lanjut dalam mengenai pelaksanaan pasal diatur dalam undang-undang.
GBHN Bab III B No. 14

Pembangunan ekonomi yang didasarkan kepada demokrasi ekonomi menentukan masyarakat memegang peranan aktif dalam suatu kegiatan pembangunan. Oleh karenanya maka pemerintah berkewajiban untuk memberikan pengarahan dan bimbingan terhadap sebuah pertumbuhan ekonomi serta untuk menciptakan iklim yang sehat untuk perkembangan dunia usaha; sebaliknya dunia usaha perlu memberikan suatu tanggapan terhadap pengarahan dan bimbingan serta penciptaan iklim tersebut dengan kegiatan {yang|dengan} nyata.

sumber : http://www.gurupendidikan.com

Kamis, 19 Januari 2017

Membangun Bisnis Yang Sehat



Kalau Anda saat ini membangun sebuah bisnis, tahukah Anda bahwa 80% bisnis itu tidak bisa survive dalam lima tahun? Kenapa hal itu terjadi? Salah satu faktornya adalah karena banyak dari kita masih memiliki “mindset karyawan”, yaitu kita masih suka terlibat dalam bisnis kita, atau memiliki pemikiran, “kalau tidak ada saya maka bisnis ini tidak jalan.”

Pada artikel ini, kita akan fokus pada how to make money pada bisnis Anda.

Kalau Anda saat ini adalah orang yang ingin menjadi seorang entrepreneur yang menjadi tantangannya adalah Anda akan mengurusi memperbanyak capital pada bisnis atau start up Anda. Lalu, mungkin Anda akan bertanya-tanya, “bagaimanakah agar bisa make money pada bisnis yang saya jalankan?”

Pertama, kuasailah laporan keuangan.
Walaupun bisnis Anda masih kecil, Anda harus bisa membuat bisnis Anda berjalan secara professional. Kalau Anda masih phobia dengan laporan keuangan, mungkin bisnis Anda tidak akan bisa profitable dan potensi bisnis Anda tidak bisa terkupas semuanya. Karena all about business is all about numbers.

Kalau Anda tidak mengerti angka-angka dalam bisnis Anda, maka dapat dipastikan bisnis Anda tidak profitable, bahkan bisnis Anda akan segera “pensiun dini”. Jadi, kenalilah angka-angka pada Laporan Keuangan dan buatlah Laporan 

1. Perbanyak Prospek (Leads)

Caranya adalah dengan iklan, buka cabang, sebar brosur, ikut pameran, membuat pelatihan, dll. Misalnya, Anda buka toko di mal. Rata-rata yang masuk ke toko Anda secara tidak sengaja adalah 1000 orang, maka prospek atau leads Anda adalah 1000. Kemudian Anda sebarkan brosur di pintu gerbang mall yang mengundang orang supaya datang ke toko Anda. Let’s say prospek yang masuk ke toko dari brosur tersebut adalah 100 orang, jadi prospek Anda menjadi 1100. Semakin banyak yang masuk ke toko Anda berarti semakin banyak pula prospek Anda.

2. Perbanyak Jumlah Konversi (Conversion)

Konversi adalah jumlah prospek yang akhirnya membeli produk Anda. Misalnya dari 1000 prospek yang masuk ke toko Anda ada 250 orang yang membeli. Artinya konversi Anda adalah 25%. Bagaimana cara menaikkan konversi? Contohnya: berikan garansi, berikan jaminan purna jual, delivery gratis, dll.

3. Naikkan Jumlah Transaksi

Jumlah transaksi adalah berapa banyak transaksi yang terjadi di toko Anda per hari, per minggu atau per bulan. Bagaimana cara menaikkan jumlah transaksi? Lakukan berbagai cara agar pelanggan Anda lebih sering belanja, misalnya dengan memberikan hadiah, bonus, point, voucher dll.

4. Naikkan Jumlah Rata-rata Pembelian

Dari jumlah transaksi tersebut berapa rata-rata transaksinya? Misalnya toko Anda memperoleh omset Rp. 1.000.000 per hari dengan jumlah transaksi 50, maka rata-rata transaksi Anda adalah Rp. 20.000. Caranya? Anda pernah makan di McDonalds? Setiap kita akan membayar, pelayannya selalu tanya: “Mau tambah french fries pak?” Kalau kita jawab iya, dia akan tanya: “Yang large atau medium?” Kalau kita jawab tidak ingin french fries, dia akan tanya lagi: “Es krimnya mau pak?” atau “Mau coba wafflenya pak?” Begitu seterusnya.

5. NaikkanMargin Keuntungan

Misalnya harga pokok produk Anda adalah Rp.750. Anda jual Rp.1000, maka keuntungan Anda adalah Rp. 250 atau 25% (Rp. 250 : Rp. 1000). Kemudian Anda naikkan harganya Rp. 100 menjadi Rp. 1.100, maka margin keuntungannya menjadi 32% atau naik 7%.

Ketiga, kalau Anda ingin meningkatkan revenue, bagaimana Anda meningkatkan repeat order, yaitu bagaimana Anda memonitor database customer, bukan hanya mereka beli sekali, tapi mereka beli berkali-kali. Pastikan Anda memiliki strategi yang tepat melakukan hal itu.
Keempat, bagaimana cara agar rata-rata pembelian Anda bisa naik. Misal, pembeli Anda membeli 100ribu, kenapa mereka tidak beli 120ribu? Anda harus melakukan apa pada bagian advertising, online business? Atau apa yang harus Anda intensifkan pada orang-orang sales atau non sales.
Contohnya adalah pada saat kita makan di McDonald.
Setiap kita mau bayar di kasir, kasir pasti akan menawarkan macam-macam. Misal french fries, es krim dll. Akhirnya, tadinya tidak ingin membeli french fries akhirnya jadi beli. Tadinya yang cuma beli ukuran kecil, jadinya membeli yang ukuran medium.

Finally, kalau Anda ingin meningkatkan profit atau meningkatkan selisih keuntungan, Anda bisa menaikkan harga atau menurunkan biaya. Tidak semua industri bisa dengan mudah untuk menaikkan harga.

Kalau Anda bisa melakukan lima hal di atas, maka keuntungan bisnis Anda akan semakin bagus.

Selamat, bagi Anda yang sudah memutuskan untuk menjadi seorang entrepreneur, membuat kehidupan menjadi lebih baik dengan membuka lapangan pekerjaan untuk orang lain. Sebelum Anda berinvestasi pada bisnis Anda, investasilah lebih banyak pada diri Anda.

Jangan harap bisnis itu semakin mudah, berharaplah Anda menjadi semakin baik.

10 Tanda Bisnis yang Sehat dan Bersih



Siapa yang tidak menginginkan memiliki bisnis? Lebih lagi, siapa yang tidak menginginkan memiliki bisnis yang sehat dan bersih. Ini adalah idaman banyak pengusaha. Tentunya kita harus mendefinisikan bisnis yang sehat dan bersih.
Menurut saya Bisnis yang Sehat artinya memiliki kemampuan untuk menghidupi diri sendiri, membiayai lifestyle business owner dan pastinya biaya investasi pengembangan bisnis itu sendiri. Bersih, berarti, bebas dari tindakan korupsi, penggelapan, penyalahgunaan wewenang sampai taat pajak tetapi juga bertumbuh secara berkala.
Mengapa penting memiliki Bisnis yang Sehat
Seperti yang kita lihat, perubahan teknologi, permintaan konsumen, biaya yang membengkak, kompetisi yang juga tidak mau ketinggalan dan juga perubahan gaya hidup karyawan kita sendiri mempengaruhi kondisi bisnis. Bisnis yang terus menerus suntik modal, berarti mengalami kebocoran bisnis yang serius.
Alasan bisnis mengalami kebocoran
1.    Piutang tidak terkendali
2.    Sales banyak menjual tapi tidak suka menagih
3.    Pemenuhan kebutuhan konsumen tidak konsisten
4.    Kualitas yang buruk
5.    Tingginya angka reject
6.    Kontrol yang tidak konsisten
7.    Kurang perencanaan yang matang
Apa ciri-ciri bisnis yang sehat dan bersih?
Saya setuju jika bisnis yang sehat dan bersih memiliki karakteristik yang mirip. Berikut ini adalah 10 karakter yang menurut saya bisa dikategorikan sebagai perusahaan sehat :
1.    Berjalan dengan system yang terkendali
Bisnis yang berjalan dengan system akan memungkinkan kita mengendalikan proses dengan baik. Sistem yang saya maksud bukan software, teknologi canggih, tetapi proses yang dikendalikan dengan cara yang baik. Sistem juga akan membantu kita mengurangi ketergantungan akan “super manager” atau orang yang “tak tergantikan”.
2.    Memiliki pertumbuhan profit yang sehat minimal 10-15% pertahun
Ya, saya tahu Anda pasti berpikir, koq kecil banget hanya 10%? Realitanya, 80% bisnis tidak bertahan karena gagal mencetak profit karena mis-management. Pertumbuhan berkala lebih baik dari pada pertumbuhan dadakan, tapi juga jatuh dadakan.
3.    Memiliki karyawan yang produktifitasnya terukur
Bisnis yang Sehat harus memiliki Karyawan yang Produktif. Produktif atau tidak seorang karyawan bisa diukur secara cepat dari apa yang mereka hasilkan. Sayangnya banyak pengusaha malas mengukur hasil kerja karyawan karena terlalu fokus menyelesaikan masalah, tidak fokus pada control.  Karyawan yang produktif akan menambah keuntungan, membawa nama baik perusahaan, membuat pelanggan merasa penting dan membuat karyawan lain feel good. Jika tidak, berarti Anda memiliki potensi masalah jika dibiarkan.
4.    Bisa berjalan tanpa intervensi pemilik secara operasional
Anda pengusaha? Masih terlibat kegiatan operasional? Masih mengurus hal-hal sepele? Coba pikirkan, apakah waktu Anda lebih berharga mengurus hal kecil atau menciptakan standar kerja dan struktur organisasi yang bisa membantu Anda mengatur kerja team.  Kontrasnya, pengusaha yang gagal melepaskan urusan operasional akan menghambat kreatifitas team untuk memajukan perusahaan.
5.    Tidak suntik modal secara terus menerus
Nah, ini adalah musuh besar bisnis sehat. Suntik modal adalah tanda kebocoran serius. Apakah ada kebocoran sengaja atau tidak, pasti akan mempengaruhi kesehatan keuangan Anda.
6.    Mampu membayar hutang
Efek samping bisnis yang gagal dalam pengelolaan cashflow, akan sulit bayar hutang tepat waktu. Mau profit margin tinggi? Anda bisa bayar lebih cepat ke supplier dan meminta potongan harga dari mereka. Kegagalan Anda mengelola cashflow akan menyebabkan supplier menaikkan harga karena cost of fund yang harus mereka tanggung cukup besar.
7.    Memiliki perputaran stok yang tinggi
Apa hubungan antara perputaran stok dengan cashflow? Sangat besar. Stok yang Anda beli tidak akan serta merta langsung terjual, betul? Untuk itu kemampuan team dalam menjual produk Anda akan memberi Anda kesempatan untuk mengisi ulang stok dengan lebih cepat. Maka Anda harus rajin-rajin memberikan pelatihan kepada team Anda agar mereka mampu menjual dengan lebih semangat.
8.    Punya budget besar untuk pelatihan karyawan
Ya, jika Anda perhatikan, masalah cashflow akan berdampak pada banyak hal. Budget pelatihan yang besar adalah ciri penting bisnis sehat. Pelatihan tidak hanya akan menambah wawasan karyawan tetapi juga mengasah moral sehingga mereka akan berpikir dua kali jika ada kesempatan berbuat curang. Namun tidak sedikit pengusaha yang merasa pelatihan tidak akan memberi dampak, bahkan khawatir jika sudah diberi pelatihan, karyawan akan resign.
9.    Karyawan loyal lebih banyak dari yang keluar masuk
Mencari karyawan baru biayanya 9 kali lebih mahal dari menjaga karyawan lama. Waktu untuk melatih, membina, mengijinkan mereka berbuat kesalahan, sangat mahal harganya.
10. Punya dana promosi yang besar
Marketing adalah alat yang bisa Anda gunakan untuk membangun brand, loyalitas pelanggan, loyalitas team, dan menambah customer baru. Banyak bisnis yang tidak punya dana promosi akhirnya harus terus menerus bergerilya dan bergantung pada customer lama. Ketika customer lama pindah ke lain hati, penjualan langsung turun drastis.
Semoga apa yang saya bahas memberi Anda inspirasi, agar Anda terus mengupayakan memiliki bisnis yang sehat dan bersih, bertumbuh dan bermanfaat bagi banyak orang.


Rabu, 26 Oktober 2016

LANGKAH AWAL MEMULAI BISNIS

Langkah Awal Sebelum Membuka Usaha Sendiri dan Menjadi Wirausaha Sukses

5 Langkah Awal Sebelum Membuka Usaha Sendiri kali ini merupakan ulasan yang akan kami bagikan kepada pembaca setia dari blog ini yang mana bertujuan memberikan informasi khususnya bagi pemula yang ingin mendirikan suatu usaha sendiri dan ingin menjadi wirausaha yang sukses. Saat ini kita mengetahui bahwa lowongan pekerjaan tak sebanding dengan pencari pekerjaan yang mana berimbas pada banyaknya pengangguran dimana-mana.Maka dari itu dari pada kita kesulitan mencari pekerjaan, di tolak sana sini, bahkan ada yang sudah bekerja sebagai karyawan namun penghasilan selama 1 bulan masih belum cukup untuk memenuhi semua kebutuhan. Kita menyadari bahwa saat ini kebutuhan kita semakin banyak, sebagai seorang ksatria kita di tuntut mencari jalan keluar dari semua permasalahan ekonomi, salah satunya dengan berwirausaha sendiri.
5 Langkah Awal Sebelum Membuka Usaha Sendiri dan Menjadi Wirausaha Sukses



Dengan berwirausaha sendiri anda dapat memiliki banyak kesempatan untuk terus maju dan berkembang, selain itu jika anda memiliki ide kretif maka berwirausaha sendiri merupakan jalan terbaik bagi anda. Banyak sekali keuntungan yang dapat anda peroleh jika menjadi seorang wirausaha, untuk lebih jelasnya dapat anda baca pada Apa Saja Keuntungan Menjadi Wirausaha?. Lalu apa saja yang kita butuhkan dalam memulai suatu usaha?

Yang anda butuhkan sebelum melangkah sebagai wirausaha adalah memahami diri anda sendiri, dimana anda harus memahami apakah diri anda seorang pemula dalam berwirausaha, atau anda seorang yang telah lama mengenal dunia usaha namun hingga saat ini belum berhasil. Jika anda berniat menekuni dunia usaha dengan menjadi wirasaha alangkah baiknya jika anda membaca langkah awal sebelum membuka usaha sendiri berikut ini.

5 Langkah Awal Membuka Usaha Sendiri dan Menjadi Wirausaha

1. Ide Usaha (Business Ideas)

Ide usaha merupakan hal terpenting sebelum memulai suatu usaha, rasanya sangat mustahil kita memulai usaha tanpa ada ide usaha sebelumnya. Mengapa ide usaha menjadi begitu penting, ini di karenakan usaha jika di awali dengan ide yang baik serta memandang jauh ke depan akan menghasilkan usaha dengan kualitas yang prima. Lalu yang menjadi pertanyaan terbesar, bagaimana kita menentukan ide usaha? Untuk menentukan ide usaha anda dapat menemukan ide itu dari rutinitas anda sehari-hari, mulai dari hobi, kegemaran, keahlian, kesukaan dan hal lainnya yang menurut anda dapat anda kuasai. Jika anda memulai suatu usaha dari hal yang anda kuasai maka usaha tersebut akan berjalan lancar bahkan saat terjadi masalah sekalipun, tentunya ini menjadi hal pokok yang harus anda pahami, "tentukan ide usaha anda sekarang juga".

2. Rencana Usaha (Business Plan)

Setelah anda berhasil menemukan ide sempurna untuk usaha yang akan anda jalani langkah selanjutnya adalah rencana usaha yang matang. Rencana usaha menjadi hal yang sangat penting untuk anda pikirkan matang-matang sebelum memulai suatu usaha, salah satu masalah yang akan
timbul jika anda mengabaikan Business Plan adalah kekacauan di tengah usaha yang berakibat pada kemunduran bahkan kegagalan usaha anda. Mengapa saya katakan sangat penting disini, ini karena rencana usaha memiliki banyak sekali keuntungan untuk usaha anda. Keuntungan yang pertama adalah anda dapat mengetahui kemana arah dan tujuan dari usaha anda, meskipun usaha anda bersifat mikro(kecil) namun dengan arah serta tujuan yang pasti, usaha anda akan cepat maju dan berkembang. Keuntungan yang kedua, dengan rencana usaha yang matang anda dapat menentukan berapa modal awal serta penghasilan yang kelak anda dapatkan dari usaha anda, dengan perencanaan yang baik tentunya anda dapat meminimalisir biaya pengeluaran namun dengan penghasilan yang maksimal.

3. Survei (Observations Environment)

Langkah selanjutnya yang harus anda lakukan adalah survei atau pengamatan lingkungan sekitar. Lalu apa kegunaan dari survei ini? apakah wajib untuk di lakukan?
Jika kita melihat dari segi keuntungan yang di dapat tentunya survei sangat wajib untuk di lakukan. Survei atau pengamatan di lakukan untuk mengetahui kondisi konsumen, lingkungan sekitar, lokasi usaha, pesaing, target penjualan, pemasaran dan masih banyak lagi yang berkaitan dengan lingkungan sekitar. Dengan survei anda juga dapat mengetahui banyak hal serta peluang berkembang tidaknya usaha anda. Jika anda mendirikan usaha dengan lingkungan yang mendukung serta minim pesaing maka dapat di pastikan jika usaha anda siap meroket dan bersiaplah menjadi seorang pengusaha sukses.

4. Persiapan Usaha Dengan Baik (Preparation of Business)

Semua itu butuh persiapan, sebelum belajar persiapan yang harus kita lakukan adalah berdoa, sebelum menikah persiapan yang kita lakukan adalah meminta restu dari orang tua, nah begitu pun sebelum membuka usaha, anda harus memiliki persiapan yang benar-benar matang. Persiapan seperti izin mulai dari SITU, SIUP dan izin-izin lainnya yang masih terkait harus di persiapkan dengan baik, selain itu jika anda membuka usaha yang mana cukup besar maka anda membutuhkan banyak karyawan, persiapkan karyawan anda, anda juga tidak boleh lupa mempersiapkan modal, administrasi usaha, alat-alat, mesin, fasilitas dan juga logo atau nama dari perusahaan anda.

5. Memulai Usaha (Action)

Setelah anda selesai dengan ke-empat langkah memulai usaha di atas, kini saatnya anda action. Action atau memulai usaha merupakan langkah terakhir untuk anda yang mana setelah anda memulai action berarti anda telah siap memasuki gerbang persaingan usaha dengan orang atau perusahaan lain yang mana ini menentukan berkembang tidaknya usaha anda.

Sebagai seorang pemula khsususnya dalam bidang berwirausaha memulai suatu usaha memang terasa sangat berat, ada saja hal yang menggangu pikiran sehingga menjadi hambatan untuk segera memulai usaha. Namun jika anda seperti itu terus kapan majunya, bangkitlah dan buang semua pikiran negatif dari pikiran anda, berjuanglah dalam mendirikan usaha dan jangan pernah menyerah sampai anda berhasil.

5 langkah awal sebelum memulai usaha di atas patut anda perhatikan dan alangkah lebih baiknya jika anda lakukan. Cukup sekian kiranya yang dapat kami bagikan pada kesempatan kali ini, ingatlah apapun usaha yang anda jalankan harus halal dan bermanfaat untuk orang banyak, tidak serta merta kita mencari keuntungan namun tidak bermanfaat untuk orang lain. Sekian info kali ini, semoga saja bermanfaat dan terimakasih telah membaca tulisan dari saya

sumber : https://seribupeluang.blogspot.com/2015/01/5-langkah-awal-sebelum-membuka-usaha-sendiri.html